Malam

Menurutku, malam adalah suasana hening nan sendu

Selama aku hidup, malam adalah suasana terindah untukku. Tidak tahu mengapa, tapi kali ini aku ingin mengatakan sesuatu di sini.

Aku pernah sebahagianya di suatu malam, tepatnya pada saat sedang jatuh cinta. Ya, itu adalah perasaan ter-awkward yang pernah aku dirasakan.

Pernah dalam suatu malam, aku bahagia melihat layar handphone nokia jadulku kala itu, yang tertanda ia membalas pesan teks-ku, dan kami saling membalas. Sesekali aku melihat bintang dan berkata "andai kamu kerabatnya dia, aku ingin minta tolong untuk sampaikan kepadanya, bahwa aku menyayanginya."

Pernah juga dalam suatu malam, aku menghabiskan waktu sampai pagi menjelang untuk menghabiskan rindu dengan seseorang. Tak peduli kantuk datang, yang aku tahu adalah, aku mempunyai waktu yang terbatas, dan demi rindu, jika aku bisa melakukan sebisanya, aku akan lakukan.

Pernah dalam suatu malam, aku terenyut dalam keramaian kota, atau sudut tempat; duduk sendiri dan menikmati mereka-reka melakukan banyak hal. Terasa ramai, namun hatiku sepi.

Pernah dalam suatu malam, aku sedang menikmati perjalanan sambil berbincang dengan seseorang, atau bahkan aku sendirian sambil mendengarkan musik.

Pernah dalam suatu malam, aku terlarut dalam kesibukan, mungkin ini bisa dibilang sistem kebut semalam ataupun lemburan kerja. Hahaha, bentar, napa hal ini kebawa di sini. Eh, gapapa deng.

Malamku adalah nano-nano.

***

Aku sedang memikirkan banyak hal yang terjadi di malam lalu.

Seketika terpikirkan seseorang yang kukagumi dulu, teman-teman kerjaku yang terkumpul dalam gathering atau acara lainnya, aku yang sendirian mengatasi masalah, sampai berkumpul dengan teman-teman dan larut dalam percakapannya sambil menikmati hidangan.

Aku pernah gila, waras, stres, termotivasi, senyum, sedih, dan banyak hal di dalam malam,
Aku di hari ini, sedang, entah, apakah aku merindukan seseorang atau bagaimana.

Tapi aku ingin merasakan malam yang berbeda dari hari ini.

Aku ingin camping di puncak. Aku ingin merasakan itu, karena belum pernah merasakannya.

***

Hai malam, terima kasih karena sudah membuatku terinspirasi mengetik hal tidak jelas ini.



Tertanda,
Riska Septiani
Wnys, 19/08/2019 sedang duduk di teras kantor sendirian