Abai

Kali ini aku mau mengungkapkan suatu hal tentang ini,



abai a 1 tidak dipedulikan (tidak dikerjakan baik-baik, tidak dipentingkan, dan sebagainya)

sumber: KBBI



Nuhun, KBBI.



Oke, mungkin ini akan jadi pembahasan yang menyakitkan. Kusababna da namina ge teu dipadulian teh pinyerihate batur.



WOY, INI NAPA JADI KE SUNDA SIH.



Oke, saya kembalikan jadi ke Bahasa Indonesia.



Kita pasti juga udah nggak asing dengan lawan kata dari peduli ini. Entah baik dari hidup personal maupun di lingkungan bersama. Dan ini juga nggak akan bisa akita hindari karena, kita juga punya prioritas dan ego tersendiri. Hem.



Aku juga nggak bisa jauh dari kata ini.



Pernah nggak sih kita merasa menyakiti sesuatu karena ini?

Pernah nggak sih kita merasa disakiti sesuatu karena ini?



Jangan pada hening, aku tahu kalian sudah tidak bisa berkomentar lagi di postingan ini jadi... Silakan jadi perenungan sendiri aja.



Sebenernya aku juga mau sharing juga sih,



Selama hampir 21 tahun hidup di dunia yang nano-nano ini, aku merasa kek harus memikirkan hal ini karena, aku termasuk orang yang cuek tapi kalo dicuekin tuh nggak mau.

Tapi aku sebenernya nggak cuek banget sih, tapi aku kadang suka menyepelekan suatu hal gitu. Bukan masalah kecil atau nggak nya, tapi namanya demi kepentingan diri maupun bersama keknya bakal nggak karuan sih ujungnya, gitu.



Banyak deh yang aku abaikan,



Aku kadang suka mengabaikan jika perut sudah berbunyi,

Aku kadang suka mengabaikan jika tenggorakan mulai minta pelumas.

Aku kadang suka mengabaikan jika jam sudah menunjukkan pukul 10 malam

Aku kadang suka mengabaikan jika mata sudah lelah tapi aku masih tetap memaksa untuk melihat yang membuat mata jadi semakin lelah

Aku kadang suka mengabaikan jika handphone ingin istirahat dan aku pengen dia ngelembur bareng aku .-.

Aku kadang suka mengabaikan jika rindu

Aku kadang suka mengabaikan jika orang lain keknya nunjukin nggak seneng tapi aku tetep ngelakuin

Aku kadang suka mengabaikan jika

Aku kadang suka mengabaikan

Aku kadang suka

Aku kadang

Aku

Aku kadang

Aku kadang suka

Aku kadang suka mengabaikan

Aku kadang suka mengabaikan jika

Aku kadang suka mengabaikan jika... nah ini yang bikin sedih,

aku masih suka mengabaikan tentang waktu.



Banyak kan?



Ini w aneh banget kek ngebanggain diri .-.

Sekali lagi ya genks, ini aku ingin berbagi, biar kita mikir bareng-bareng.



Aku rasa keknya masih banyak yang harus aku benahi pada diriku sendiri. Buat apa umur tua tapi belum bisa benahi diri sendiri. Jadi ngerasa belum pantes buat ngatur orang i mean menjalin hubungan kek sama cowok gitu -.-



Dulu aku inget deh, punya mantan, pacaran lama, dan aku pernah loh kek 2 minggu nggak chatting sama sekali sama dia, kita kek sama-sama mengabaikan karena sibuk, eh tapi sibuk juga masih suka online Facebook HAHAHA.



Kadang juga suka nggak mikir gimana sih perasaan orang kalo...



Ah naha jadi makin sensitif ini teh pembahasannya.



Sekali lagi, banyak kan?



Oke, sekali lagi, ini nggak bermaksud ngebanggain diri, tapi kita harus mikir kalo untuk melakukan sesuatu, pasti ada konsenkuensinya,

Kek kamu menyajikan suatu hal di sebuah ajang kompetensi, mengabaikan hal kecil saja sudah dinilai, apalagi hal yang fatal?



Untuk temen-temenku semua, marilah kita lebih selektif lagi dalam melakukan suatu hal kita dengan memikirkan prioritas dengan pertimbangan ego diri masing-masing. Jika kalian mampu untuk melakukan sesuatu dengan prioritas tinggi kek misal dikejar deadline, asal dalam kondisi badanmu yang fit, dan kamu sanggup, ya kamu jalani, kalo kamu dipaksa, sekadarnya kamu melakukan suatu hal yag buat dirimu semangat, kek misal duh gapapa deh sekarang nelangsa begini tapi abis ini selesai harus ke manaaaa gitu beli ini-ini-ini.



Bentar, Riska baca lagi apa yang diketik sebelumnya;



Udah oke deng. Menurut kalian gimana?



Intinya sih ya genks, kalo kata orang banyak mah, makin kenali diri kamu, makin kamu mengerti diri kamu, makin kamu cinta sama diri sendiri.

Jadi, cintai diri sendiri ya!



Doain semoga aku, dan kamu, jadi pribadi yang makin baik dan dewasa, dan bisa jadi solusi buat orang banyak.

Aamiin



xo.